Friday, October 23, 2020

Kepribadian "Teori Karen Horney"

 Teori Karen Horney 

“Setiap orang mempunyai kapasitas dan keinginan untuk mengembangkan potensinya dan memang begitulah seharusnya.... Aku percaya bahwa setiap orang bisa berubah dan perubahan itu akan terus terjadi sepanjang hidupnya”. 35—Karen Horney 
Dari kutipan di atas, jelas bahwa Karen Danielson Horney juga dapat dikelompokkan sebagai orang yang keluar dari sudut pandang Freudian ortodoks. Meskipun bukan murid langsung atau kolega Freud, namun Horney telah ditraining di tempat pelatihan resmi psikoanalitik oleh salah satu murid Freud yang paling terpercaya. Sehingga mau tidak mau dia berada di kamp Freudian dalam jangka waktu yang lama. Horney awalnya berbeda pendapat dengan doktrin Freud dalam hal peran psikologis wanita. Sebagai seorang feminis, dia menentang psikoanalisis yang lebih berfokus pada perkembangan pria daripada wanita. Dia juga mengkounter anggapan Freud bahwa wanita dikendalikan oleh penis envy, Horney berpendapat bahwa, dalam observasinya, pria cemburu pada wanita karena kemampuan mereka untuk mengandung dan melahirkan anak. 
"Saya tahu banyak pria," katanya, "dengan womb envy (cemburu kandungan) sebagaimana wanita dengan penis envy (cemburu penis)." Meskipun Horney pada mulanya berbeda pendapat dengan Freud dalam isu-isu psikologi wanita, namun pada akhirnya dia memperluas kritiknya terhadap Freud dan memperkuat posisinya, sehingga terciptalah sesuatu di antara mereka. 

Pada satu sisi, teori Horney dipengaruhi oleh jenis  kelaminnya, namun mungkin juga lebih dipengaruhi oleh keadaan sosial dan budaya yang membuatnya terlihat (exposed). Dia datang beberapa dekade setelah munculnya perkembangan utama Freud, dan dia merancang pokok-pokok teorinya di tengah-tengah keadaan budaya yang sangat berbeda dari FreudAmerika Serikat. Pada 1930-1940an, teijadi perubahan pandangan mengenai jenis kelamin dan peran jenis kelamin. Perubahan ini bisa dilihat di Eropa, namun lebih nyata terlihat di Amerika. Selain itu, keadaan sosial juga berbeda di Amerika. Horney menemukan bahwa pasien di Amerika berbeda dengan pasien di Jerman, baik dalam hal neurosa maupun kepribadian yang normal, di mana perbedaan keadaan sosial mungkin cukup menjadi alasan bagi teijadinya perbedaan kepribadian. Oleh karenanya dia berpendapat bahwa kepribadian tidak semata-mata dipengaruhi oleh keadaan biologis saja, sebagaimana dikemukakan oleh Freud. Karena jika pendapat Freud benar, maka kita tidak akan melihat perbedaan besar dalam kepribadian seseorang dari satu kebudayaan dengan kebudayaan lain.
 Demikianlah mengapa Horney menjadi seperti Adler, ahli teori psikologi sosial, yang lebih menekankan hubungan sosial daripada dorongan psikologis sebagai faktor yang sangat penting dalam pembentukan kepribadian. Dia menolak anggapan bahwa sex adalah faktor yang menentukan, sebagaimana dinyatakan oleh Freud, dan dia juga mengambil isu dengan konsep-konsep Freud tentang Oedipus complex, libido, dan struktur kepribadian. Dalam teori Horney, pusat kepribadian bukanlah sex atau agresi tapi kebutuhan dan usaha untuk memperoleh rasa aman. Seperti Adler, pandangan Horney mengenai sifat dasar manusia juga cenderung memuji dan optimis: kita dapat mengatasi kecemasan kita dan dapat tumbuh serta mengembangkan potensial kita semaksimal mungkin. 
Teori Karen Horney, antara lain sebagai berikut:
 1. Kecemasan Dasar 
Kecemasan dasar adalah konsep fundamental dalam teori kepribadian Horney. Horney mendefinisikannya sebagai "keburukan hati yang meningkat, yaitu meliputi keseluruhan perasaan kesepian dan ketidakberdayaan di dunia yang fana." Kecemasan dasar adalah dasar dimana neurosa terakhir berkembang, dan ini tidak dapat dipisahkan dengan perasaan permusuhan yang didiskusikan pada bagian sebelumnya. kecemasan dasar adalah meliputi keseluruhan; ini mendasari keseluruhan hubungan yang telah atau akan dibentuk oleh individu dengan individu lain. Horney menggambarkan analogi antara seseorang yang menderita kecemasan dasar dan negara yang mengalami pergolakan politik. Kecemasan dan kerusuhan diantara individu serupa dengan pergolakan bawah tanah dan protes terhadap pemerintah. Pada kasus lain, pergolakan internal mungkin dimanifestasikan secara overt—dengan pemogokan ataupun riot dalam suatu negara atau simtom neurotik pada seorang individu. Dengan mengabaikan bagaimana seseorang memanifestasikan atau mengekspresikan kecemasan dasar, Horney berpendapat bahwa keadaan perasaan setiap orang adalah kurang lebih sama. Orang merasakan perasaan "kecil, tidak signifikan, tidak berdaya, ditinggalkan, terancam di dunia yang ditunjukkan dalam sikap penyalahgunaan, penipuan, penyerangan, penghinaan, pengkhianatan". Dapat dimengerti bahwa individu, khususnya pada masa anak-anak, akan berusaha untuk melindungi dirinya melawan perasaan kecemasan yang kuat ini. Horney menuliskan bahwa, pada kebudayaan kita, setidaknya ada empat pertahanan-diri: mendapatkan kasih sayang, menjadi patuh, memperoleh kekuatan dan penarikan diri. Kepatuhan dalam arti pertahanan-diri melibatkan pemenuhan harapan dari seseorang atau harapan semua orang. Seperti seseorang yang berusaha menghindari perbuatan yang akan menyakiti orang lain. Seseorang berani untuk tidak mengkritik atau cara lain misalnya menyerang, harus menekan kebutuhan dan hasrat mereka, dan tidak dapat pula melindungi diri mereka terhadap penyalahgunaan dari rasa takut sebagai reaksi defensif, yang mungkin akan menyakiti orang yang menyakitinya. Horney mengatakan bahwa kebanyakan orang patuh percaya bahwa mereka benar-benar tidak egois dan melakukan pengorbanan-diri. Seperti halnya seseorang yang mengatakan "jika aku mengalah, itu tidak akan menyakitkan." Ini mungkin menunjukkan tingkahlaku Horney sendiri—"seperti seekor domba"—hingga usia 9 tahun. Mendapatkan kekuatan dari orang lain adalah mekanisme pertahanan-diri yang ketiga. Dengan cara ini seseorang dapat mengompensasikan perasaan ketidakberdayaannya dan mendapatkan rasa aman melalui perolehan kesuksesan atau melalui perasaan superior terhadap orang lain. Seperti halnya orang yang mengatakan: "jika aku punya kekuatan, tidak ada seorangpun yang dapat menyakitiku." Mungkin, ini menggambarkan Horney yang memutuskan untuk bekeija keras untuk kesuksesan akademiknya. Ketiga instrumen pertahanan-diri ini memiliki satu kesamaan aspek. Dengan menggunakan salah satu di antaranya, seseorang berusaha untuk menanggulangi kecemasan dengan cara berinteraksi dengan orang lain. Pertahanan-diri dari kecemasan dasar yang terakhir adalah penarikan-diri (withdrawal) dari orang lain, tidak secara fisik, tetapi secara psikologis. Seseorang berusaha menjadi sepenuhnya terbebas dari orang lain, tidak bersandar pada orang manapun untuk mendapatkan kepuasan dari kebutuhan eksternal maupun internal. 

Kebebasan yang dianggap sebagai kebutuhan psikologis seseorang akan diperoleh dengan cara menjauh dan melepaskan diri dari orang lain, tidak lagi bergantung pada orang lain untuk mendapatkan kepuasan dari kebutuhan emosionalnya. Pada kenyataannya, ini melibatkan lebih dari itu; ini melibatkan penumpulan peminimalisiran dari kebutuhan emosional seseorang, dengan menarik-diri dari kontak emosional dan melepaskan kebutuhan emosional seseorang, seseorang melindungi dirinya dari rasa sakit yang diberikan orang. Keempat mekanisme pertahanan-diri ini memiliki satu tujuan: bertahan terhadap kecemasan. Mereka berorientasi untuk mendapatkan keamanan dan penentraman hati, bukan untuk kebahagiaan atau kesenangan dengan kata lain, mereka bertahan melawan rasa sakit, bukan mencari kesejahteraan. Karakteristik umum lain dari alat perlindungan ini adalah kekuatan dan intensitasnya. Horney percaya mereka akan menjadi lebih kuat dengan memaksakan tenaga daripada kebutuhan seksual ataupun kebutuhan fisiologis lainnya. Dan alat ini dapat bekeija. Mereka dapat memenuhi tujuan mereka yaitu mengurangi kecemasan tetapi individu biasanya memiskinkan kepribadiannya dan mengalami konflik dengan lingkungannya. Horney mengatakan bahwa setiap mekanisme pertahanan diri ini dapat menjadi bagian dari permanen dari kepribadian yang dapat diasumsikan bahwa karakteristik kebutuhan atau dorongan menentukan tingkah laku seseorang. Pada waktu yang sama Homey menyebutkan sepuluh kebutuhan, dimana didefinisikan sebagai neurotik karena dia berpikir bahwa kebutuhan ini bukanlah solusi irasional terhadap masalah seseorang 

Friday, October 9, 2020

MITOS/ FAKTA GANGGUAN MENTAL

 MITOS/ FAKTA GANGGUAN MENTAL



Assalamu'alaikum, bicara soal gangguan mental tentu akan menarik ya. banyak sekali istilah dalam psikologi mengenai gangguan mental baik kamu yang takut keramaian dan tidak pernah berbaur ke lingkungan sosial. kira-kira ciri-ciri gangguan mental tidak ya?


Yuk mari jawab pertanyaan berikut :

Mitos / Fakta

1. Gangguan mental disebabkan oleh ilmu sihir, mantra, atau kerasukan jin/Iblis .

Realitanya, Gangguan mental adalah hasil dari gangguan pada fungsi otak sehingga menyebabkan kesulitan untuk mengontrol perasaan, berpikir, dan berperilaku.

2. Gangguan mental terjadi karena hasil dari hukuman oleh “Higher Power” seperti Tuhan atau karma.

Realitanya, Gangguan mental tidak disebabkan oleh roh halus, penyihir, atau iblis. Gangguan mental juga bukan karena hukuman Tuhan atau Karma.

3. Gangguan mental disebabkan karena makanan yang biasa kita makan.

Realitanya, Kekurangan vitamin langka (seperti thiamin, B12) dapat dikaitkan dengan gejala-gejala yang ditemukan pada beberapa gangguan mental, tetapi makanan yang kita makan tidak menyebabkan gangguan mental.

4. Orang dengan gangguan mental itu kasar

Realitanya, Gangguan mental jarang mengarah pada kekerasan. Kebanyakan kekerasan terjadi bukan karena gangguan mental. Orang dengan gangguan mental lebih mungkin menjadi korban kekerasan (termasuk bullying).

5. Orang dengan gangguan mental tidak seharusnya memiliki hak yang sama sebagai warga masyarakat.

Realitanya, Semua orang yang memiliki gangguan mental memiliki hakhak asasi dan sosial yang sama dengan orang lain.

6. Orang dengan gangguan mental itu egois.

Realitanya, Orang dengan gangguan mental sering merasa malu, inferior terhadap orang lain, dan tidak percaya diri. Hal ini disebut "self-stigma" dan diperparah dengan mitos-mitos yang ada mengenai orang dengan gangguan mental.

7. Orang dengan gangguan mental tidak akan pernah menjadi lebih baik.

Realitanya, Kebanyakan orang dengan gangguan mental akan membaik jika diberikan perlakuan (treatment) yang tepat. Beberapa treatment kadang tidak efektif (sama seperti penyakit fisik).

8. Gangguan mental sangat sulit disembuhkan.

Realitanya, Karena gangguan mental mempengaruhi fungsi otak, maka dibutuhkan treatment yang kompleks. Tetapi bukan berarti mereka sulit sekali untuk diobati.

Gangguan Depresi 

Depresi ditandai dengan terus menerus dan berlarut-larutnya: 

1. Mood (suasana hati) yang negatif,

 2. Kehilangan Minat, 

3. Merenung Dengan Perasaan Bersalah, 

4. Merasa Putus Asa/Tidak Berharga, 

5. Penat 

6. Masalah Konsentrasi, 

7. Kehilangan Selera Makan,

 8. Kehilangan Kesenangan, 

9. Adanya Pemikiran untuk Melakukan Aksi Bunuh Diri


Keluhan utama:

 - SEDIH, MURUNG hampir setiap waktu 

- Kehilangan minat dan kesenangan pada hampir seluruh kegiatan 

- Tidak bertenaga, mudah lelah dan aktivitas menurun



Keluhan Tambahan: 

1. Gangguan pola makan 

2. Gangguan tidur 

3. Gelisah, atau lamban 

4. Kesulitan konsentrasi atau mengambil keputusan 

5. Kepercayaan/harga diri menurun 

6. Rasa tak berguna/putus asa/rasa bersalah 

7. Berpikir tentang kematian atau bunuh diri


Keluhan Fisik (Penyerta): 

1. Keluhan Lambung 

2. Keluhan Sakit Kepala 

3. Keluhan Saluran Nafas 

4. Keluhan nyeri atau Somatik yg tak jelas sumbernya (Keluhan somatik ini sering menyulitkan pemeriksaan depresi, karena merupakan depresi terselubung)


Tapi ingat, jangan mendiagnosis diri sendiri sebagai gangguan mental. harus didiagnosis oleh orang yang profesional. 

salam sehat! salam sejiwa!

Wednesday, September 23, 2020

Peran Pengasuhan Orang Tua dalam Peningkatan Perkembangan pada Bayi (Kognitif, Fisik, Sosioemosi).

 

Mengamati tingkah polah anak merupakan sesuatu yang mengasyikkan. Mengapa ada anak yang sudah mudah tersenyum atau bahkan gampang menangis? Mengapa ada anak yang lebih tinggi dan lebih besar daripada yang lainnya? Apakah anak yang cerewet di rumah juga akan menjadi cerewet di sekolah? Jika tidak, mengapa bisa demikian? Bagaimana kemajuan dalam keterampilan motorik mempengaruhi kemampuan anak dalam bersosialisasi? Apa yang menyebabkan perbedaan perilaku pada anak? Apakah perkembangan yang terjadi pada anak sematamata dipengaruhi oleh faktor keturunan atau lebih banyak ditentukan oleh faktor lingkungan? Banyak lagi pertanyaan yang mungkin muncul di benak kita. Untuk bisa menjawabnya, kita perlu mempelajari perkembangan manusia berdasarkan pola asuh orang tua.

Menurut Shanker, Blair & Diamond (2008) ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak, salah satunya adalah interpersonal relationships (kedekatan, pola asuh). Interpersonal relationships atau pola asuh merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Kualitas hubungan orang tua dengan anak sangatlah penting dan berpengaruh terhadap perkembangan anak seperti kesehatan mental, gaya hidup, konsumsi rokok dan alkohol, kelahiran, cedera, kesehatan fisik, keterampilan sosial, dan pencapaian hidup (Simkis, dkk, 2013).

orangtua perlu menstimuli seluruh kemampuan panca indera anak untuk membentuk perkembangan bayi secara fisik, kognitif serta sosioemosi.

Caranya sebagai berikut: Menyediakan berbagai benda yang berbeda bentuk, warna, pola dan bunyi Banyak bicara pada bayi secara tatap muka Memberikan makanan secara variatif pada bayi sesuai dengan usianya Mengajak bayi bermain, seperti bermain sembunyi benda, cilukba, dan sebagainya. Memang sudah sepantasnya orang tua harus bekerja sama dalam mengurus anaknya, menjaga dan sebagai pemerhati tumbuh kembang si anak dimana orang tua atau pendidik, perlu:

1. Pemberian ASI sebagai pemenuh nutrisi bayi dalam masa pertumbuhan dan meningkatkan kecerdasannya

2. Memberi kesempatan dan menunjukkan permainan serta alat permainan tertentu yang dapat memicu munculnya masa peka/menumbuh kembangkan potensi, dari alat-alat bermain ini, orang tua/pengasuh memberi permaianan yang menimbulkan anak-anak ingin tahu terus menerus

3. Memahami bahwa anak masih berada dalam masa egosentris yang ditandai dengan seolah-olah dialah yang paling benar, keinginannya harus selalu dituruti dan sikap mau menang sendiri, dan sikap dari orang tua dalam memasuki masa egosentris dengan memberi pengertian secara bertahap pada anak agar dapat menjadi mahluk sosial yang baik, dengan bentuk kasih sayang, cinta kasih, contoh-contoh cerita, diberi reward bila anak mau menundukkan egonya, karena kebiasaan yang baik, anak akan memahami nasehat orang tuanya.

4. Masa meniru pada anak usia dini sangat kuat, tidak hanya meniru pada orang-orang disekitarnya tetapi juga pada tokoh-tokoh khayal yang sering ditampilkan ditelevisi, pada saat itu orang tua atau pengasuh harus menjadi tokoh panutan bagi anak dalam berperilaku, anak bisa meniru perilaku mahluk lain yang punya kebiasaan baik misal, meniru perilaku anjing dirumah yang selalu taat pada tuannya, sehingga tuannya selalu memberi makan yang sesuai seleranya.

5. Masa berkelompok,biarkan anak bermain diluar bersama temannya atau berinteraksi bebas, jangan terlalu membatasi anak,agar anak bisa bersosialisasi dan beradaptasi sesuai dengan perilaku lingkungan sosialnya, ini adalah pendidikan budi pekerti untuk kasih sayang sesama hidup.

6. Pentingnya eksplorasi bagi anak, biarkan anak memanfaatkan bendabenda yang ada disekitarnya dan biarkan dia melakukan trial and error, karena anak adalah penjelajah yang ulung, orang tua jangan membatasi terlalu kaku, agar pendidikan budi pekerti untuk menanamkan perilaku sabar dalam mengeksplorasi keinginan anak.

7. Disarankan tidak boleh memarahi anak bila dia membangkang, karena bagaimanapun juga merupakan masa yang dilalui anak, bila terjadi pembangkangan, sebaiknya diberi waktu pendinginan ( cooling down), misalnya bila anak menangis jangan memarahi, cukup biarkan sejenak namun tetap beri perhatian untuk segera menyudahi tangisnya. Keterbatasan pengetahuan dan informasi yang dimiliki orang tua menyebabkan potensi yang dimiliki anak tidak berkembang optimal.

 

 

 

 

 

 

 

 


 

 

Referensi

Asri,S , Suniasih, N , Suparya, K. 2017. Hubungan Pola Asuh terhadap Anak Usia Dini. Media Edukasi. 1:2.

Hildayani, R. 2009. Perkembangan Manusia. Modul Psikologi Perkembangan Anak.

Sahabat Keluarga. 2019. Cara Orang Tua Mengasuh Anak pada laman https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/laman/index.php?r=tpost/xview&id=249900399 diakses tanggal 27 April 2020

Saturday, July 25, 2020

Aplikasi Cashzine Dengan Hasil Jutaan/ Bulan, IKUTI LANGKAH BERIKUT!

Cashzine Dengan Hasil Jutaan/ Bulan, IKUTI LANGKAH BERIKUT!

Mengingat zaman sekarang sudah masuk revolusi industry 4.0 dimana seluruh aktivitas bisa dilakukan mudah dengan kecanggihan teknologi yang ada, begitu juga buat kamu yang ingin berpenghasilan besar tapi gak ribet dan tanpa modal sepeserpun alias GRATIS!.  Hanya bermodal android dan paket data kamu bisa menghasilkan uang sendiri berpapun usia dan apapun profesimu saat ini. Mumpung di rumah aja, manfaatkanlah waktu luangmu sosial mediamu dengan peluang yang ada jangan scroll sosmed eh kuota habis dan doi bikin sakit hati hehehe..

Langsung aja ya, aku akan kasih tips untuk mendapatkan uang tanpa modal dan gak ribet melalui aplikasi yang ada di playstore “CashZine”. Aplikasi ini menawarkan penggunanya memanfaatkan berita yang ada untuk mendapatkan koin yang nantinya bisa ditukar atau dicairkan dalam bentuk uang tunai melalui ATM atau Aplikasi DANA. Tenang ya gaes, aplikasi ini aman bahkan segala bentuk kecurangan akan langsung di Ban oleh pihak aplikasinya. Jadi berbuatlah dengan cara yang baik untuk meraih rezekimu ya.

Ikuti Langkah Berikut

1.  1. Download Aplikasi CashZine di playstore

 

2.      Login menggunakan Facebook/ akun Google di menu “Saya”



                                                           

3.      Setelah masuk dengan tampilan profil kamu, masukkan kode undangan untuk mendapatkan 8.000 koin pertama pada menu “Kode Undangan Saya” 



  Masukkan Kode berikut “16718605” otomatis kamu akan dapatkan koin 8.000 pertama


 

 

 


 

 Berikutnya, Aku akan tahap-tahap mengumpukan koin agar penghasilan kamu terus bertambah.

1.      Membaca Berita dengan menaik turunkan layar sehari bisa mencapai 7.500 koin yang didapatkan. Klik salah satu judul berita dan lakukan scroll beranda, koin akan dilihat di tampilan layar secara otomatis


  

 

2.    Mendapat bonus harian. Bonus harian didapatkan beberapa bagian, bermain lucky draw dengan memperoleh hingga 50.000 koin per 5 jam sekali. Bonus harian lainnya hingga 600.000 koin sehari. Pada Menu beranda --> Ujung layar atas kanan berlogo dukumen--> klik



 

Tampilan berikut adalah koin yang bisa kamu dapatkan dalam bonus harian setelah klik langkah di atas. Kamu bisa mendapatkan koin sebanyak ini dengan hitungan 5000 koin/ Rp 1.000 dan langsung bisa dicairkan ke ATM pribadi.



3.    Bisnis ini akan lebih menguntungkan jika kamu berhasil mengajak teman/kerabat dekatmu untuk ikut bergabung dan menjadi downlinemu meraih keuntungan bersama.

Koin yang didapat dari hasil mengajak orang lain akan membuat saldomu bertambah dengan membagikan link di menu “undangan” aplikasi ke seluruh sosial mediamu.

 

Bagaimana? Tertarik? Mudah, simple , tidak ribet dan tentunya gratissss…. Ikuti langkah di atas kamu bisa berpenghasilan tanpa panas-panasan atau berjualan yang kamu sendiri tidak jago menarik pelanggan. Ini beberapa hasil pencairan dana setelah beberapa hari bergabung. Bisa buat gantiin kuota untuk sebulankan? Pemula sudah menjanjikan dan aplikasi ini AMAN!. 

 














 

 

 

 


Wednesday, July 22, 2020

Seorang Introvert, Bisakah Jadi Pemimpin?

Seorang Introvert, Bisakah Jadi Pemimpin?

Berkas:Albert Einstein Head.jpg - Wikipedia bahasa Indonesia ...

Introvert teori kepribadian yang dipopulerkan oleh Carl Jung. Introvert adalah  kepribadian yang cenderung fokus pada pikiran, perasaan, dan mood yang berasal dari dalam diri sendiri alias internal, dibandingkan mencari stimulus yang berasal dari luar.  Nah, teori yang dipopulerkan oleh Carl Jung ini, gak cuma introvert aja. Tapi ada 3. Nah, apa aja, sih? Ekstrover ambivert Introvert. Tapi Aku akan bahas tentang Introvert di tulisan ini.

Apakah yang mampir di sini semua adalah orang-orang introvert? Terlepas dari kamu seorang introvert apa bukan mungkin ini bisa membantumu menemukan siapa dirimu.

Oke langsung aja,  Siapa Bilang Introver Gak Bisa Ngomong Depan Publik? Hayoo ngaku yang suka menilai begitu. Sebelum itu, biar Aku mau tanya Dari mana kamu tahu bahwa kamu introvert ? Beneran introvert atau cuma perasaanmu aja? Nah, untuk tahu tipe kepribadian kita, ada beberapa cara.

Pertama: Tes MBTI.

Tes yang sempat Aku singgung di artikel sebelumnya, coba cek https://cerita-psikologi.blogspot.com/2020/07/aku-seorang-ekstrovert-atau-introvert.html

MBTI ini, perkembangan dari teori Carl Jung tadi (yang ektro, intro, ambi). Di MBTI ini ada 16 tipe kepribadian. Dan, oh, iya, di MBTI ini ambiver ditiadakan yaaa. Karena sebenernya, setiap manusia itu punya karakter bawaan. Yaitu ekstro or intro. Di MBTI ini kamu bisa tahu dirimu lebih dalam. Jadi, gak perlu ngaku-ngaku introvert.  Taunya ekstovert,  

Kedua, tes STIFIN

Tes yang dilakukan dengan cara menscan kesepuluh ujung jari (Mengambil waktu tidak lebih dari satu menit). Sidik jari ini yang membawa informasi tentang komposisi susunan syaraf tersebut kemudian dianalisa dan dihubungkan dengan belahan otak tertentu yang dominan berperan sebagai sistem-operasi dan sekaligus menjadi mesin kecerdasan Anda. Intinya yang melakukan tes ini akan dihadapkan pada mesin untuk scan kesepuluh ujung jari Kamu.

Hasilnya apa aja? Oh ya, jadi kebetulan waktu Aku SMA sempat mengikuti tes STIFIN ini kemudian hasilnya berupa buku laporan tentang diri sendiri loh mulai dari kepribadian, kelebihan,kelemahan, jenjang karir yang cocok bahkan jurusan yang direkomendasikan ada semua. Btw gaes, waktu sekolah Aku menilai diriku seorang Introvert tapi hasil tesnya aku seorang Estrovert hehe sempat nentang dong, soalnya biasa sendiri tapi suka organisasi. Nah loh? Meski perbandingan hasil persentasinya beda tipis.  Aku saranin sih kalian bisa ikutan tes ini untuk mengenal lebih dalam siapa diri kamu, lengkap soalnya tapi STIFIN itu sifatnya genetic alias bawaan lahir. Jadi, ini hasilnya lebih ke karakter asli kita. Gak bisa berubah. Beda sama tes MBTI yang bisa berubah tadi.

MBTI bisa berubah karena diukur dari factor lingkungan. STIFIN gak bisa berubah karena bawaan genetic. Nah, jadi kalau mau hasil yang lebih riil apakah kamu introver atau bukan, Mungkin ini alasan juga kenapa aku merasa berubah dari ekstro ke intro. Biayanya pas zaman Aku waktu itu 350K gatau sekarang kalau udah naik. Lah malah promosi. Percayalah, Aku gak dibayar sama STIFIN. Ini share pengetahun aja. Hehe.

Introvert itu cenderung senang menyendiri. Gak kaya ekstrover yang senang dan dapat energi dari interaksi sosial. Introver justru merasa lelah, merasa mengeluarkan banyak energi ketika harus banyak bersosialisasi. Intinya introvert itu butuh me time. Butuh self talk. Butuh ngomong sama diri sendiri. Well, statement ini, sudah saya validasi ke dokter yaaa. Jadi insyaAllah valid. :)

Introvert butuh me time untuk nge-recharge energy Kamu ngerasain hal yang sama, kan?. Meskipun kadang dikenal sebagai pemalu, penyendiiri, introvert bukan anti sosial. Dan, apa kamu tahu? Banyak loh orang hebat yang introvert. Kamu pasti tahu Einstein? Kamu pasti tahu Bill Gates? Obama? Yap, mereka adalah seorang introvert. Jadi, introver itu bisa banget berkembang. Introvert bukan alasan untuk gak berkembang. Dan, masih banyak lagi tokoh introvert yang kece. Apalagi perkara ngomong  di depan umum. Ngomong di depan publik.

You can! We can do it!

Manager, Businesswoman, Executive, Women'S Power

Faktanya, introvert memang begini. Tapi segala sesuatu bisa kita latih. Orang introvert juga punya kelebihan. Gimana biar introvert bisa bicara depan umum? Ada hal yang perlu kita garisbawahi, introver gak bisa jadi alasan untuk gak bisa public speaking. Karena pada kenyataaannya, public speaking itu butuh latihan kaya berenang, memanah, menulis buku, dll. Jadi, introvert itu bisa banget ngomong depan umum.

Kalau Aku pribadi, berlatih ngomong depan umum itu dengan coba dari hal kecil dulu. Dalam hal ini paling dekat itu kelas. Kalau kita sekolah atau kuliah, kita pasti punya kelas, kan? Nah, berlatihlah ngomong di kelas. Saat ada tugas kelompok, ada tugas presentasi ,jadilah orang yang ambil alih untuk memaparkan materi. Kalau belum mampu, minimal jadi moderator. Jangan jadi operator mulu ganti-ganti slide. Lama-lama ketagihan loh kalau kebiasaan hehe

Tips biar gak gugup:

Persiapkan apa yang mau kamu sampaikan secara matang. Karena rasa gugup itu, kerap kali muncul karena kekurangsiapan.  Tarik napas dan hembuskan dengan skema 4-6-8. Apa itu? 4 hitungan tarik napas, 6 hitungan tahan, 8 hitungan embuskan. Lakuin ini berulang-ulang. Insya Allah bakal ngerasa better. Dan bisa bantu ngurangin rasa gugup. Baca doa jangan lupa!

Salam buat kamu seorang Introvert!


Sunday, July 19, 2020

Aku Seorang Ekstrovert atau Introvert?


Aku Seorang Ekstrovert atau Introvert?

Berbicara perihal kepribadian memang tidak lepas dari kata ekstrovert dan introvert, saat ini banyak yang salah mengartikan dua kepribadian tersebut. Ironisnya seorang anti sosial sering dinobatkan sebagai orang yang introvert atau seorang yang blak-blakan tanpa rasa malu sering dicap sebagi pribadi yang ekstrovert. Kita sering kali menyimpulkan hal-hal begitu mudah tanpa mencari informasi dan pengetahuan lebih dalam. Ingatlah, lidah lebih tajam dari pedang.



Sebelum masuk mengenai apa itu ekstrovert dan introvert Aku akan beritahu pengertian kepribadian. Kepribadian adalah tentang diri pribadi secara keseluruhan, kepribadian adalah sesuatu yang unik pada diri masing-masing individu. Menurut Gordon Allport (1951), seorang Psikolog Jerman yang merupakan Pakar Kepribadian, kepribadian adalah organisasi dinamis dalam individu sebagai sistem psikofisik yang menentukan caranya yang khas dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungan.
Untuk mengetahui apakah Kamu adalah seorang ekstrovert ataupun introvert silahkan cek perbedaan di bawah :
·         kecenderungan ektrovert akan memiliki karateristik sabagai berikut: mereka tergolong orang yang ramah, suka bergaul, menyukai pesta, memiliki banyak  teman, selalu membutuhkan orang lain untuk diajak berbicara, dan  menyukai  segala bentuk kerja sama. Mereka tidak jarang selalu mengambil kesempatan yang datang pada mereka, tidak jarang menonjolkan diri, dan  sering  kali  bertindak  tanpa berfikir terlebih dahulu, secara umum termasuk individu yang meledak-  ledak. Individu ekstrovert menyukai lelucon, mereka cepat tanggap dalam menjawab pertanyaan yang ditujukan padanya serta menyukai perubahan. Mereka individu yang periang dan tidak terlalu memusingkan suatu masalah, optimis dan ceria. Mereka lebih suka melakukan kegiatan dari pada berdiam diri, cenderung agresif, mudah hilang kesabaran, kadangkadang kurang dapat mengontrol perasaannya dengan baik, kadang-kadang mereka juga tidak dapat dipercaya.

·      Sedangkan tipe kepribadian introvert ditandai dengan trait yang bertolak belakang dengan ekstrovert. Trait tersebut seperti tenang, pasif, tidak ramah, hati- hati, pendiam, bijaksana, pesimis, damai, tenang, dan terkendali. sesorang yang memiliki kecenderungan introvert akan memiliki karateristik antara lain: mereka tidak banyak bicara, malu-malu, mawas diri, suka membaca dibanding bergaul dengan orang lain. Mereka cenderung menjaga jarak kecuali dengan teman dekat mereka. Memiliki rencana sebelum melakukan sesuatu serta tidak percaya faktor kebetulan. Mereka juga tidak menyukai suasana keramaian, selalu memikirkan masalah sehari-hari secara serius serta menyukai keteraturan dalam kehidupan. Individu introvert dapat mengontrol perasaan mereka dengan baik, jarang berperilaku agresif, tidak mudah hilang kesabaran. Mereka merupakan orang bisa dipercaya, sedikt pesimistis, dan menetapkan standar etis yang tinggi dalam hidup tapi jangan salah menilai ya, bahwa seorang introvert tidak mampu tampil di depan publik

Sedangkan Tipe kepribadian menurut C.G Jung:
·         Tipe Ekstrovert : Mereka yang perhatiannya lebih diarahkan keluar dirinya, kepada orang lain dan kepada masayarakat. sifatnya : berhati terbuka, lancar dalam pergaulan, ramah, pengembira, kontak dengan lingkungan besar sekali, mudah dipengaruhi dan terpengaruh oleh orang lain.

·         Tipe Introvert : orang-orang  yang orientasi tertuju ke dalam: pikiran, perasaan terdasarnya terutama ditentukan dari dalam dirinya sendiri bukan ditentukan oleh lingkungan Sifatnya: kurang pandai bergaul, pendiam, sukar diselami batinnya, suka menyendiri.


Tapi perlu diketahui, kita tidak bisa menduga-duga bahwa kita adalah seorang ekstrovert atau introvert, perlu melakukan tes juga untuk mengetahui jawaban yang valid salah satunya ialah Tes MBTI (Myers-Briggs Type Indicator) adalah psikotes yang dirancang untuk mengukur preferensi psikologis dalam melihat dunia dan menentukan keputusan. Kamu bisa cek ke: 16personalities.com . Karena sebenernya, setiap manusia itu punya karakter bawaan. Yaitu ekstro or intro. Di MBTI ini Kamu bisa tahu dirimu lebih dalam. Jadi, gak perlu ngaku-ngaku introver. E, taunya ekstro. Tapi yang perlu digarisbawahi, kepribadian MBTI kita bisa berubah loh. Karena MBTI ini fokus ke faktor lingkungan bukan bawaan genetic. Jadi misal, kamu dua 5 tahun lalu ENTJ, tapi tahun ini kamu berubah jadi INTP. Itu bisa banget!

Jadi tidak selamanya kamu menjadi pribadi yang Ektro ataupun Intro, semua bisa berubah tergantung dari diri kamu menyikapinya. Ambil hal-hal positif dan satukan ke diri kamu akan lebih baik, tapi ingat di dunia ini tidak ada manusia yang sempurna. Cintai diri kamu apa adanya.
Next, Aku akan bahas satu per satu secara detail. Yang butuh didengarkan, bertanya-tanya boleh hubungin sosial media Aku yang tertera. :-)